Charta.id Bandar Lampung – Jelang Musyawarah Daerah (Musda) ke-VI Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Bandar Lampung yang digelar Minggu (21/12) pagi, arus dukungan agar Edison Hadjar melanjutkan kepemimpinannya semakin menguat. Figur Edison dinilai sebagai paket lengkap pemimpin yang dibutuhkan partai berlambang matahari itu, yakni berpengalaman, loyal, dan teruji di kancah legislatif.
Dukungan itu berangkat dari DPC PAN yang menilai Edison buka pemimpin yang muncul secara instan, melainkan kader murni yang tumbuh dan ditempa melalui proses kaderisasi yang matang dari tingkat bawah hingga pucuk pimpinan.
“Saudaraku Edison Hadjar adalah definisi kader militan yang sesungguhnya. Kiprahnya merintis karir politik dari bawah membuktikan ketulusannya berjuang untuk partai. Beliau paham betul denyut nadi perjuangan kader di akar rumput karena beliau pernah berada di posisi itu,” ungkap Jauhari, Ketua DPC PAN Rajabasa dalam keterangannya, Sabtu (20/12).
Selain loyalitasnya di internal partai, nilai tambah Edison Hadjar terletak pada rekam jejaknya sebagai wakil rakyat di DPRD Kota Bandar Lampung. Selama duduk di kursi parlemen, Edison dikenal sebagai legislator yang vokal, kritis, namun solutif dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Keberadaannya di legislatif dinilai berhasil merepresentasikan wajah PAN sebagai partai yang membela kepentingan umat dan warga kota. Edison kerap turun langsung menjemput aspirasi konstituen dan memastikan kebijakan pemerintah kota berpihak pada kesejahteraan rakyat. Pengalaman ini menjadi modal vital bagi Ketua DPD PAN untuk mensinergikan kerja-kerja politik partai dengan kebijakan publik di pemerintahan.
“Kemampuan beliau menjaga keseimbangan antara tugas sebagai wakil rakyat dan tugas mengurus partai sangat luar biasa. Di parlemen beliau lantang bersuara untuk rakyat, di internal partai beliau mampu menjaga soliditas dan merangkul semua elemen. Ini kombinasi kepemimpinan yang sulit dicari gantinya,” tambah Amrin Bahri, pengurus harian DPD PAN Bandar Lampung.
Plt. Sekretaris DPD BM PAN Kota Bandar Lampung Simon Otniel menambahkan, Menghadapi tantangan politik ke depan yang semakin dinamis, PAN Bandar Lampung membutuhkan nakhoda yang mampu menjaga keutuhan kapal. Ia menilai putra pendiri PAN dan tokoh Muhammadiyah, Ibnu Hadjar, itu dinilai telah membuktikan kapasitasnya dalam menjaga soliditas kader di tengah berbagai gelombang politik. Di bawah kepemimpinannya, suasana kekeluargaan di DPD PAN Bandar Lampung tetap terjaga kondusif tanpa faksi-faksi.
“BM PAN solid dan kembali mendukung untuk mengukuhan kembali beliau (Edison Hadjar) untuk memimpin keberlanjutan optimisme baru bagi PAN,” tutupnya. (*)

