Bandar Lampung, Charta.id – Cipayung Plus Kota Bandar Lampung menyampaikan apresiasi dan penghormatan setinggi-tingginya kepada seluruh elemen mahasiswa, buruh, dan petani mitra PT Pemuka Sakti Manis Indah (PSMI) yang telah menunjukkan sikap tegas dan perlawanan kolektif dalam menghadapi ketidakadilan yang terjadi.
Apa yang telah terjadi di PT PSMI menjadi cermin nyata bagaimana kebijakan dan tindakan aparat yang tidak terukur telah menimbulkan dampak langsung terhadap kehidupan ribuan buruh dan petani. Namun di tengah situasi tersebut, mahasiswa bersama rakyat tidak memilih diam melainkan bangkit, bersatu, dan melawan.
Cipayung Plus Kota Bandar Lampung menilai bahwa keberhasilan mendorong penyelesaian persoalan ini bukanlah bentuk “kebaikan hati” dari pihak terkait, melainkan hasil dari tekanan, konsolidasi, dan perjuangan bersama yang dilakukan secara terus-menerus oleh mahasiswa, buruh, dan petani.
Solidaritas yang terbangun ini menegaskan satu hal: bahwa ketika rakyat bersatu dan mahasiswa berdiri di barisan yang sama, maka kekuasaan tidak bisa lagi bertindak sewenang-wenang tanpa perlawanan.
Lebih jauh, Cipayung Plus Kota Bandar Lampung mengingatkan bahwa peristiwa ini harus menjadi catatan keras bagi seluruh aparat penegak hukum agar tidak lagi bertindak gegabah dan abai terhadap dampak sosial dari setiap kebijakan yang diambil. Penegakan hukum tidak boleh dijadikan alasan untuk mengorbankan nasib buruh dan petani.
Kami juga menegaskan bahwa perjuangan ini belum selesai. Setiap bentuk kebijakan yang berpotensi merugikan rakyat akan terus kami awasi dan lawan. Cipayung Plus Kota Bandar Lampung akan tetap berada di garis depan bersama buruh dan petani dalam memastikan keadilan benar-benar ditegakkan, bukan sekadar dijanjikan.
Sebagai penutup, kami menyerukan kepada seluruh mahasiswa dan elemen rakyat untuk tidak lengah. Apa yang telah dicapai hari ini adalah hasil dari perjuangan, dan hanya dengan menjaga konsolidasi serta keberanian kolektif, keadilan dapat terus diperjuangkan.
