banner 728x250

DPD GMNI Lampung: Tragedi Tapir di Mesuji Jangan Menjadi Pemicu Konflik Antar Suku

banner 468x60

Bandar Lampung, Charta.id – DPD Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Lampung menyampaikan keprihatinan atas peristiwa penyembelihan seekor tapir (Tapirus indicus), satwa yang dilindungi, di Kabupaten Mesuji. Peristiwa ini merupakan dugaan tindak pidana yang harus diproses secara tegas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

DPD GMNI Lampung mengapresiasi langkah cepat aparat kepolisian yang telah mengamankan sejumlah pelaku. Penegakan hukum merupakan bagian penting dalam menjaga kelestarian satwa liar sekaligus memberikan efek jera terhadap setiap bentuk pelanggaran.

Example 300x600

Namun, peristiwa ini juga perlu dilihat secara lebih utuh. Kemunculan tapir di kawasan permukiman patut menjadi perhatian bersama mengenai kondisi habitat satwa liar yang semakin terdesak. Karena itu, upaya penegakan hukum harus berjalan beriringan dengan penguatan konservasi dan edukasi lingkungan kepada masyarakat.

Di sisi lain, DPD GMNI Lampung menyayangkan berkembangnya narasi di media sosial yang mengaitkan tindakan oknum dengan identitas suku tertentu. Generalisasi semacam itu tidak hanya keliru, tetapi juga berpotensi memicu konflik sosial dan merusak persatuan.

Ketua DPD GMNI Lampung, Muhammad Dandi, menegaskan bahwa persoalan ini harus disikapi secara objektif.

“Kami mengutuk tindakan terhadap satwa yang dilindungi dan mendukung proses hukum yang sedang berjalan. Namun, jangan sampai kesalahan yang dilakukan oleh oknum dijadikan alasan untuk menghakimi atau memberi stigma kepada suatu suku. Tanggung jawab pidana bersifat individual, sementara persatuan masyarakat adalah tanggung jawab kita bersama.”

Ia juga mengajak masyarakat menjadikan peristiwa ini sebagai momentum untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

“Tragedi ini mengingatkan kita bahwa menjaga kelestarian alam sama pentingnya dengan menjaga persaudaraan. Mari hentikan narasi provokatif di media sosial dan kedepankan edukasi, penegakan hukum, serta semangat Bhinneka Tunggal Ika dalam menyikapi persoalan ini.”

DPD GMNI Lampung mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan, menghormati proses hukum, serta menolak segala bentuk provokasi yang dapat memecah belah persatuan bangsa.(*)

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *