banner 728x250

SPMB SMA Terbuka Lampung 2026 Dibuka, Sasar Anak Putus Sekolah hingga Lulusan SMP yang Belum Melanjutkan

banner 468x60

Bandar Lampung, Charta.id – Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung kembali membuka Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Terbuka Tahun Ajaran 2026/2027. Program ini ditujukan untuk memperluas akses pendidikan menengah bagi masyarakat yang terkendala mengikuti sekolah reguler.

Melalui program SMA Terbuka, peserta didik dapat mengikuti pembelajaran secara lebih fleksibel dengan memadukan pembelajaran mandiri (daring) dan tatap muka terbatas di Tempat Kegiatan Belajar (TKB) terdekat dari domisili.

Example 300x600

SMA Terbuka diperuntukkan bagi Anak Tidak Sekolah (ATS), Anak Putus Sekolah (APS), lulusan SMP/MTs/Paket B yang belum melanjutkan pendidikan, dengan batas usia 15 hingga 21 tahun.

Seluruh proses penerimaan tidak dipungut biaya atau gratis (Rp0).

Keunggulan program ini antara lain peserta didik dibina oleh SMA Negeri sebagai sekolah induk, memperoleh pembelajaran yang fleksibel, serta akan mendapatkan ijazah SMA Negeri yang sah setelah menyelesaikan pendidikan.

Adapun persyaratan pendaftaran meliputi fotokopi akta kelahiran, kartu keluarga atau surat domisili, ijazah SMP/MTs/Paket B, pasfoto ukuran 3×4 sebanyak empat lembar, mengisi formulir pendaftaran, serta menandatangani surat pernyataan.

Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, sosialisasi dilaksanakan pada 13–18 Juli 2026, pendaftaran dibuka 20 Juli hingga 13 Agustus 2026, seleksi pada 13 Agustus, pengumuman 14 Agustus, daftar ulang 14–15 Agustus, MPLS 19–21 Agustus, dan kegiatan belajar dimulai 24 Agustus 2026.

Pelaksanaan SMA Terbuka didukung oleh 15 SMA Negeri yang menjadi sekolah induk dan tersebar di berbagai kabupaten/kota di Provinsi Lampung.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, mengatakan program SMA Terbuka merupakan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan setiap anak di Lampung memperoleh hak atas pendidikan, tanpa terkendala kondisi ekonomi, pekerjaan maupun jarak.

“SMA Terbuka menjadi solusi bagi anak-anak yang belum sempat menyelesaikan pendidikan menengah. Kami ingin tidak ada lagi anak usia sekolah yang kehilangan kesempatan meraih masa depan hanya karena keterbatasan akses. Seluruh proses penerimaan ini gratis dan kami mengajak masyarakat memanfaatkan program ini sebaik-baiknya,” ujar Thomas Amirico.

Thomas juga mengimbau para orang tua, pemerintah daerah, aparat desa, serta seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mengajak anak-anak yang putus sekolah maupun belum melanjutkan pendidikan agar kembali bersekolah melalui SMA Terbuka.

“Melalui kolaborasi semua pihak, kami berharap angka anak tidak sekolah di Lampung terus menurun dan kualitas sumber daya manusia di Provinsi Lampung semakin meningkat,” katanya.(*)

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *