banner 728x250

Audiensi Bersama Rektor ITERA: HMI Bahas Kongres, Pengkaderan, Sains dan Teknologi, serta Kekaryaan Kader

banner 468x60

Lampung Selatan, Charta.id – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bandar Lampung bersama HMI Komisariat ITERA melaksanakan audiensi dengan Rektor Institut Teknologi Sumatera, Prof. Dr. apt. Elfahmi, S.Si., M.Si., bertempat di Gedung A Institut Teknologi Sumatera (ITERA) Senin (14/9). Pertemuan yang berlangsung pada pukul 08.00 WIB tersebut menjadi momentum silaturahmi dan perkenalan sekaligus ruang bertukar gagasan mengenai pelaksanaan Kongres HMI, pengkaderan, pengembangan sains dan teknologi, kekaryaan kader, serta kontribusi mahasiswa bagi kampus dan masyarakat.

Dalam audiensi tersebut, jajaran HMI Cabang Bandar Lampung dan HMI Komisariat ITERA memperkenalkan diri, menyampaikan perjalanan organisasi, pengalaman kepengurusan, serta berbagai aktivitas dan karya yang telah dikembangkan. Ketua Umum HMI Cabang Bandar Lampung, Tohir Bahnan, kemudian menyampaikan perkembangan HMI Komisariat ITERA yang telah ditetapkan sebagai komisariat penuh oleh HMI Cabang Bandar Lampung. Ia juga menyampaikan rencana pelaksanaan Kongres HMI di Provinsi Lampung, dengan HMI Cabang Bandar Lampung sebagai tuan rumah.

Example 300x600

 

Menanggapi hal tersebut, Prof. Elfahmi menyambut baik maksud dan tujuan HMI Cabang Bandar Lampung dalam menyelenggarakan Kongres HMI di Lampung. Latar belakangnya sebagai seorang yang memiliki pengalaman dalam organisasi turut membuatnya memahami pentingnya forum-forum organisasi sebagai ruang pertukaran gagasan dan pembelajaran kepemimpinan.

“Saya menyambut baik rencana Kongres HMI di Lampung. Saya juga memahami bagaimana organisasi menjadi tempat belajar, membangun pengalaman, dan bertemu dengan berbagai pemikiran. Mudah-mudahan Kongres ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat,” ungkapnya.

Selain agenda Kongres, pembahasan turut mencakup Basic Training Raya yang diselenggarakan HMI Cabang Bandar Lampung sebagai bagian dari proses pengkaderan. Agenda tersebut menjadi salah satu ikhtiar untuk mempersiapkan generasi penerus organisasi melalui proses pembinaan yang berkelanjutan.

Pembahasan kemudian mengarah pada perkembangan HMI Komisariat ITERA. Ketua Umum HMI Komisariat ITERA, Addira Suharuddin, memperkenalkan kepengurusan sekaligus menyampaikan arah gerak komisariat, khususnya dalam pengembangan kapasitas kader dan kekaryaan.

Dalam sesi tersebut, sejumlah kader turut memperkenalkan karya yang sedang dikembangkan. Salah satunya Erza Rafenza, anggota Pengurus HMI Cabang Bandar Lampung Departemen Politik dan Demokrasi sekaligus demisioner HMI Komisariat ITERA, yang memperkenalkan Portable Electric Bed Dryer, sebuah inovasi di bidang pertanian yang dikembangkan untuk membantu proses pengeringan hasil pertanian secara lebih efektif serta menjaga kualitas hasil panen.

HMI Komisariat ITERA juga menyampaikan pengalaman pengabdian melalui pemanfaatan teknologi dan digitalisasi di Desa Fajar Baru, Lampung Selatan. Sekretaris Umum HMI Komisariat ITERA, Robin Syaifuddin, menjelaskan bahwa keilmuan yang dimiliki mahasiswa perlu diterapkan untuk menjawab persoalan nyata di masyarakat.

Menanggapi berbagai karya yang diperkenalkan, Prof. Elfahmi memberikan apresiasi sekaligus menekankan pentingnya penguasaan dan pengembangan sains dan teknologi sebagai bagian dari kontribusi mahasiswa dalam menghadapi tantangan masa depan. Menurutnya, lingkungan ITERA sebagai perguruan tinggi yang berfokus pada bidang sains dan teknologi perlu menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan keilmuan, riset, dan inovasi yang memiliki nilai serta manfaat nyata.

“Sains dan teknologi menjadi aspek yang sangat penting, khususnya dalam mendukung Indonesia Emas 2045. Karena itu, mahasiswa perlu terus belajar, mendalami, dan mengembangkan sains dan teknologi secara maksimal. Saya berharap karya-karya yang dihasilkan tidak hanya menjadi sebuah gagasan, tetapi dapat terus dikembangkan sehingga memberikan manfaat bagi komisariat, kampus, dan masyarakat,” ujar Prof. Elfahmi.

Audiensi juga membahas peran Kohati HMI Komisariat ITERA, khususnya dalam mendorong perhatian terhadap isu-isu keperempuanan. Arah gerak tersebut mendapat respons positif dari Prof. Elfahmi yang menilai ruang pengembangan dan kontribusi perempuan dalam organisasi merupakan bagian penting dalam kehidupan kemahasiswaan dan masyarakat.

“Saya menyambut baik bagaimana Kohati mengambil peran dalam isu-isu keperempuanan. Perempuan harus memiliki ruang untuk berkembang, meningkatkan kapasitas, dan memberikan kontribusi dalam organisasi maupun masyarakat,” ujarnya.

Pada bagian akhir pertemuan, Prof. Elfahmi menyampaikan pesan mengenai pentingnya membangun kebersamaan di tengah keberagaman. Ia menggambarkan keberadaan setiap individu dan kelompok sebagai bagian-bagian yang dapat disatukan untuk membentuk sesuatu yang lebih besar.

“Entitas itu ibarat puzzle yang disusun. Kalau selalu kita benturkan, dia tidak akan pernah menjadi sebuah bentuk. Tetapi kalau kita berorientasi menyatukan keberagaman itu satu per satu dengan rapi dan indah, maka akan menciptakan sebuah orkestra,” ungkap Prof. Elfahmi.

Pesan tersebut menjadi refleksi penting dalam membangun hubungan antara organisasi, kampus, dan masyarakat. Keberagaman latar belakang, pemikiran, pengalaman, serta peran setiap individu dapat menjadi kekuatan apabila diarahkan pada tujuan bersama.

Audiensi tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi dan kolaborasi antara HMI Cabang Bandar Lampung, HMI Komisariat ITERA, dan Institut Teknologi Sumatera, sekaligus mendorong penguatan pengkaderan, pengembangan karya dan inovasi, peningkatan kualitas kader, serta kontribusi nyata bagi kampus dan masyarakat. (*)

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *