banner 728x250

Lampung Siapkan Generasi Emas, Gubernur Tekankan Peran Strategis Guru

banner 468x60

Bandar Lampung, Charta.id – Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa kemajuan dan kemakmuran Provinsi Lampung di masa depan sepenuhnya berada di tangan para pendidik. Menurutnya, ruang-ruang kelas adalah tempat utama dalam memahat dan menentukan potret pembangunan daerah, terutama dalam menyongsong momentum Indonesia Emas tahun 2045.

​Hal tersebut disampaikan Gubernur saat memberikan arahan kepada seluruh Kepala Sekolah pada kegiatan Evaluasi Program dan Kinerja serta Rencana Strategis Tahun 2027 Satuan Pendidikan Jenjang SMA/SMK/SLB Negeri se-Provinsi Lampung, yang berlangsung di Hotel Soeltan Luxe, Kamis (4/6/2026).

Example 300x600

​”Masa depan Provinsi Lampung itu bukan di tangan kantor Gubernur Lampung atau Dinas Pendidikan Lampung. Masa depan Provinsi Lampung itu ada di ruang kelas Bapak Ibu sekalian semua. Makmur enggaknya, miskin enggaknya, maju enggaknya Provinsi Lampung itu bukan di kami, tapi ada di ruang kelas Bapak Ibu sekalian,” ujar Gubernur di hadapan ratusan kepala sekolah.

​Gubernur kemudian memaparkan bahwa sejarah peradaban dunia mencatat, kemajuan suatu bangsa tidak pernah diukur dari kekayaan sumber daya alamnya, melainkan dari kualitas sumber daya manusianya (SDM). Lampung, sebagai daerah yang kaya akan potensi pangan, dinilai belum mampu mencapai kemakmuran optimal karena masih lemahnya posisi tawar dan kualitas SDM dalam mengelola potensi tersebut.

​Oleh karena itu, menyongsong target Indonesia Emas 2045, Gubernur Mirza menginstruksikan seluruh jajaran kepala sekolah dan guru untuk melakukan pembenahan fundamental pada sistem pendidikan menengah. Ia menekankan beberapa poin krusial, di antaranya komitmen untuk mencapai angka nol putus sekolah (zero drop out) di tingkat SMA/SMK/SLB. Guna mendukung hal tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen mengalokasikan dana zakat melalui Baznas untuk membantu biaya pendidikan pelajar dari keluarga kurang mampu.

​Selain itu, Gubernur juga menyoroti pentingnya penguatan pendidikan karakter serta peningkatan akses lulusan menuju Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Saat ini, angka kelulusan pelajar Lampung yang melanjutkan ke jenjang kuliah baru mencapai 22 persen, masih di bawah rata-rata nasional yang berada di angka 28 persen.

​Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para guru, dalam acara tersebut Gubernur memberikan penghargaan khusus kepada Kepala SMA Negeri 14 Bandar Lampung, Hendra Putra, yang berhasil mengantarkan 100 persen siswanya masuk ke PTN. Apresiasi serupa diberikan kepada Kepala SMA Negeri 1 Tegineneng, Meri Juwita, yang sukses meloloskan 99 persen siswanya ke PTN dan dunia kerja internasional. Sebagai hadiah atas capaian tersebut, Gubernur memberikan beasiswa pendidikan penuh bagi anak Hendra Putra dan hadiah ibadah umrah bagi Meri Juwita.

​”Saya titip harapan orang tuanya di sekolah-sekolah Bapak Ibu sekalian. Tolong bantu saya, didik anak-anak murid kita dengan hati, dengan kasih sayang, dan ketulusan. Ini adalah tugas khusus kita untuk melahirkan generasi emas,” pungkas Gubernur Mirza. (*)

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *